Kegiatan akhir: IND1A (CDU) “Saya”

Tanggal: April 2011 (Ada masalah di sini!)

Kenalkan, nama saya Rebecca. Saya berumur 28, tetapi satu bulan saja dari ulang tahun saya. Saya seorang Australia, lahir di Australia Barat, bagian pinggir kota Bentley, perjalanan pendek ke sebelah tenggara dari ibu kota, namanya Perth. Saya masih hidup di Australia Barat – sekarang ini tinggal di Port Kennedy, kira-kira 40 menit ke sebelah selatan dari Perth.

Saya sekali tinggal di negara bagian Victoria, selama waktu yang sedang dalam latihan untuk angkatan laut. Tadinya saya cinta laut; hari-hari ini, saya pikir ubah. Saya seorang yang kontradiksi; saya tahu sendiri, dan selama saya cerdas, saya juga memandang rendah diri sendiri. Karena itu, saya belajar filsafat dan ‘Pikiran kritis’, menolong menjadi tidak begitu kritis sendiri. Seringkali susah, coba-cobaan menjadi lebih senang. Saya bersikap cucup toleran; tetapi kesukaran dengan kemengertian pikiran sementara orang-orang. Saya selalu akan memperjuangkan hak-hak semuanya, tetapi kadang-kadang ingin orang-orang akan berubah hatinya.

Di foto ini, saya bersama-sama dengan adik-adik saya, baru saja sesudah saya meninggalkan rumah dan keluarga yang asal, kembali saja ke tempat itu untuk cuti darat. Foto ini benar-benar mengambil selama bebas tugas yang pertama, dari Angkatan Laut. Yang pada waktu kira-kira sepuluh tahun yang lalu. Sepanjang selama sepuluh tahun, ada perubahan banyak.

Di foto ini, saya memakai kemeja puntung yang berwarna kebiru-biruan, kesamaan batik. Juga, saya memakai celana yang tidak cukup panjang… celana itu berwarna putih. Saya berjam tangan terbuat dari emas – itu oleh-oleh dari kakek saya untuk ulang tahun yang kedelapan belas. Sekarang, saya berkacamata. Tadinya, bercatamata fakultatif, jadi saya tidak selalu memakai itu; tetapi sekarang saya tidak dapat berbuat tanpa (dengan tidak?) kacamataku. Di foto ini, saya hanya memakai kacamata hitam, di atas kepala saya.

Pada waktu itu (yang lalu), saya berbadan langsing dan keolahragaan. Tadinya saya muda, sehat, kuat, dan semangat. Sekarang, sepuluh tahun sesudanya, saya berbadan gemuk, tidak terlalu sehat, masih kuat, dan masih agak semangat, hanya tidak begitu banyak.

Tinggi saya tidak begitu ubah (Akan lebih baik berguna ‘kelainan’?). Saya masih kira-kira 169 senti; bertambah yang tinggi sudah terhenti pada waktu itu. Warna mata saya lain ciri yang tidak terlalu ubah. Saya bermata biru, tetapi kadang-kadang kelihatan berwarna hitam atau abu-abu. Saya rambut alamiah warna coklat; tetapi biasanya celupan berwarna hitam. Di foto ini, berambut pendek sekali; tetapi sekarang, saya berambut panjang – kira-kira di tengah punggung.

Ada berberapa ciri-ciri khas. Saya bertelinga yang tertembus, tetapi tidak selalu memakai anting-anting. Juga, saya jadi satu rajahan, berbentuk kesamaan sauh. Artinya ini sendiri – mengingatkan saya pada waktu itu. Saya jadi meningatkan juga… berdua bekas luka yang pada dua kaki. Itu karena saya harus pergi ke rumah sakit menjalani pembedahan pada berdua kaki. Itu berubah cara hidup saya – cara besar-besaran, tetapi cara tidak sangat baik. Selalu pernah cinta berolahraga, tetapi saya kesanggupan berolahraga sangat terbatas karena itu. Saya suka sekali bermain bola hoki dan bola basket, dan tadinya seringkali main; tetapi karena alasan itu, dan lain, mungkin saya tidak dapat main lagi. Olahraga favorit saya benar-benar bukan olahraga –seni silat – namanya Jiu-jitsu (Martial Arts – kesamaan Panca silat). Itu yang lain olahraga mungkin saya tidak dapat main lagi. Sebanyak tadinya kegiatan saya tidak dapat lagi. Saya jadi tabah hati berubah dan kembali ke tadi macam badan. Jadi, saya harus seringkali pergi jalan-jalan, sungguhpun saya tidak agak suka itu.

Keluarga saya ubah sekali. Pada waktu yang foto ini, keluarga saya terdiri atas Ibu, saya, adik perempuan, namanya Aimee, dan adik laki-laki, namanya Kyall. Hari-hari ini, mereka bagian keluarga luas, sebagai sekarang saya berkeluarga sendiri. Keluarga yang menghasilkan saya terdiri atas suami, namanya Damien, saya, anak perempuan, namanya Nynaeve, dan anak laki-laki, namanya Elric. Mereka berubah cara hidup (kehidupan?) saya. Mereka alasan untuk sebanyak kegiatan saya; saya tidak suka sekali berubah membedung pada anak yang kedua, tetapi saya harus seringkali berubah dia. Saya menanti-nanti dia menjadi berdiri sendiri.

Sekarang ini, saya mahasiswa, belajar ilmu pendidikan, politik, sejarah, dan filsifat. Saya juga belajar bahasa Indonesia, karena saya cinta belajar saja – teristemewa bahasa-bahasa. Saya ingin menjadi lancar dengan berberapa bahasa, tetapi percayaan itu tidak terlalu mungkin. Saya ingin menjadi tahu-mentahu tentang segala-galanya, dan itu tidak mungkin!

Advertisements

2 responses to “Kegiatan akhir: IND1A (CDU) “Saya”

  • ulfi putriadi

    saya tahu betapa anda berusaha untuk menulis dengan bahasa Indonesia. meski terlihat terlalu baku, tetap saya menghargai itu. saya juga sedang belajar bahasa jerman meski “grammar”nya kadang salah

    • Rebecca Glasencnik

      Mungkin karena saya kurang percaya diri, dan bahasa saya sangat formal. Juga, karangan ini telah tertulis selama tahun pertama. Saya berharap bahwa saya telah memperbaiki sejak saat itu 😉 Kosakata dan tatabahasa paling sulit :S

      Wah! Bahasa Jerman?! Hebat! Mengapa Anda belajar bahasa itu?

All constructive criticism is welcome! What do you think? What could I do better? Reading suggestions are welcome too!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: