Penyajian Buku: “Mort” ditulis oleh “Terry Pratchett”

Selamat datang ke penyajian saya!

Hari ini, saya ingin menceritakan buku kesukaan saya, yang juga ditulis oleh penulis kesukaan saya. Buku ini disebut ‘Mort’, dan para penulis bernama Terry Pratchett.

‘Mort’ adalah kisah fiktif, tapi tidak ada satu deskripsi yang cocok. Buku ini adalah serbaguna; itu lucu, dan serius sekaligus. sebelum menceritakan isi buku, saya ingin bercerita tentang latarnya. Buku ini berlatarkan di dunia lain, disebut ‘Discworld’. Dunia itu datar, dan diangkat oleh empat gajah, semuanya yang dilakukan melalui luar angkasa oleh ‘Great A’tuin’, tersebut ‘dunia penyu’. Bayangkanlah cara hidup yang mirip dengan dunia kita selama abad pertengahan di Eropa Barat.. Penduduknya dunia itu berbagai; ada petani, tetapi juga ada orang dengan tenaga ajaib, sebagai tukang sihir wanita dan tukang sihir pria. Demikianlah, dunia ini yang luar biasa! Meskipun, cerita itu berkisah tentang dua tokoh utama. Boleh saya memperkenalkan tokoh utama yang pertama, bernama ‘Mortimer’- tapi dia lebih baik disebut ‘Mort’ untuk namanya pendek.

Cerita ini membuka dengan ‘Mort’, seorang pemuda yang ceking dan canggung sekali. Dia bahkan tidak bisa menakuti burung-burung dari tanah pertanian ayahnya saja! Ayahnya memutuskan bahwa Mort membutuhkan pekerjaan. Ayahnya berharap pekerjaan akan membantu Mort menjadi dewasa, menjadi seorang lelaki. Jadi, supaya mencari pekerjaan, mereka pergi ke konvensi pekerjaan. Semua orang yang lain telah meninggalkan konvensi; tetapi Mort masih belum telah ditawarkan pekerjaan. Kedua dia dan Ayahnya menunggu sampai tengah malam, yang ketika ‘Death’ tiba di konvensi…

Death adalah tokoh utama lain. Dia adalah kerangka, yang berpakaian mantel hitam panjang. Matanya memancarkan cahaya yang biru. Aduh, Jangan lupa sabit besar dia! Tampaknya, Sabit besar dia biasa saja… Nah… kecuali mata pisau, yang luar biasa tipis dan tajam, sehingga mata pisau itu dapat ‘mengiris nyala api, dan memotong bunyi’. Wah, sangat menakutkan, bukan? Nah, tidak benar-benar! Dia benar-benar ramah dan baik hati… Bukan salahnya bahwa kewajibannya tidak disukai untuk manusia…

Death menawarkan Mort pekerjaan. Pekerjaannya yang ditawarkan kepada Mort adalah bermagang untuk ‘Death’. Mort menjadi sedikit takut, tapi lebih banyak tertarik. Apa yang Death mau? Apakah saya harus mati? Tidak, kematian tidak perlu; Death mau berlibur saja, tapi pekerjaan dia terlalu penting untuk berlibur tanpa pengganti.

Jadi, dengan penjelasan untuk hal itu, Mort menerima pekerjaan itu. Sesudah banyak peristiwa yang kecil, Mort menguruskan pekerjaan sementara Death berlibur. banyak bagian dari pekerjaannya yang mudah, tetapi pekerjaannya menjadi sulit ketika Mort mencegah seorang Putri dari dibunuh. Putri seharusnya mati, dank arena dia masih hidup, seluruh realitas telah berubah… Banyak masalah yang disebabkan oleh kesalahan ini! Mort harus melawan takdir, kemudian dia harus menantang Death untuk berduel untuk hidupnya, dan kehidupan tokoh lain.

Buku ini mempunyai akhir cerita yang menyenangkan, tetapi karena ada banyak liku-liku, akhir cerita buku ini tidak seperti yang diharapkan. Saya tidak akan bercerita bagaimana cerita itu akhiran, tapi izin saya menceritakan bagian kesukaan saya. Bagian yang kesukaan saya adalah kegiatannya yang dilakukan oleh Death sambil dia berlibur. Bagian ini lucu sekali – Death mau mengerti cara orang manusia supaya menjadi seperti manusia, tetapi tidak pernah cukup mengerti. Dia coba minum minuman keras sehingga dia bisa menjadi mabuk, tapi dia tidak dapat. Dia coba pekerjaan lain; dia menjadi juru masak di restoran. Dia memasak dengan baik dan cepat, dan dia senang sekali. Sayangnya, itu tidak menjadi! Dia harus kembali ke pekerjaan aslinya.

Dari buku itu, kita bisa belajar. Tema-tema dalam buku ini sedang bermacam-macam, tapi ada tiga pelajaran yang penting bahwa kita ambil dari cerita ini.

Mula-mula, bahwa semua kita akan mati. Dengan hal ini, sebanyak orang menjadi susah; meskipun apa yang penting adalah tidak kematian kita, tetapi cara kita hidup sekarang. Lalu, Kita juga belajar bahwa kewajiban kita kadang-kadang kurang menyenangkan, tapi masih harus dilakukan. Akhirnya, kita belajar bahwa kadang-kadang sukar untuk mengetahui apa yang benar, dan apa yang salah.

Nah, saya sudah mengambil banyak waktu anda! Demikianlah berakhir penyajian saya. Saya berharap bahwa kalian semua telah menikmati penyajian saya, dan bahwa saya telah meyakinkan Anda untuk membaca buku ini, atau buku lain yang ditulis oleh Terry Pratchett.

Advertisements

All constructive criticism is welcome! What do you think? What could I do better? Reading suggestions are welcome too!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: